Bukittinggi|klikata.co.id| Event Minang Geopark Run (MGR) 2025 dengan tema'Sumbar Bangkit' menjadi wujud kepedulian terhadap bencana yang terjadi di Sumatera Barat. Event lari yang berlangsung di Kota Bukittinggi yang semula pelaksanaannya direncanakan pada tanggal 30 November 2025 digeser menjadi tanggal 21 Desember 2025. Perihal ini disampaikan oleh Y.V. Tri Saputra Founder MGR pada sesi press conference bersama wartawan di Balai Sidang Bung Hatta, Sabtu (20/12).
"Kita turut belasungkawa atas musibah yang menimpa Sumatera. Tema MGR 2025 'Sumbar Bangkit' sebagai wujud kepedulian dan empati atas bencana alam yang terjadi di Sumatera Barat. Kami telah membuat 4 dapur umum dan open donasi melalui Virtual Charity Run for Sumbar berkolaborasi dengan kitabisa.com untuk korban terdampak bencana alam dan membangun aksi solidaritas bersama" ujar Y.V. Tri Saputra
Lebih lanjut, Y.V. Tri Saputra Founder MGR juga menjelaskan bahwa Minang Geopark Run sudah terselengara keenam kalinya di Kota Bukittinggi.
"Selain menggalang bantuan bagi korban terdampak bencana alam, MGR 2025 juga membuka kesempatan bagi UMKM di Kota Bukittinggi untuk berkolaborasi mensukseskan event ini. Tentu kondisi ini membuka ruang promosi dan meningkat perekonomian nantinya. Bagi pelari tentu ini menjadi momentum tersendiri. Minang Geopark Run 2025 bentuk pengabungan dari sport tourism" kata Y.V.Tri Saputra
Minang Geopark Run 2025 'Sumbar Bangkit' yang diikuti 3500 pelari dengan 3 kategori. 5K, 10K, 21K, telah menjadi ajang bergengsi dalam event Sport Tourism di Indonesia.
Jurnalis : Ivan