Semangat Inovasi - KliKata.co.id

Kampus UM Sumbar Didatangi Sejumlah Intel Polresta Bukittinggi, Begini Tanggapan Pakar...
Dr.Wendra Yunaldi,SH.MH|Foto:Imron
News / Daerah

Kampus UM Sumbar Didatangi Sejumlah Intel Polresta Bukittinggi, Begini Tanggapan Pakar Hukum Tata Negara

Kamis, 29 Februari 2024 17:41 WIB oleh admin

Klikata.co.id|Bukittinggi|Jelang pemutaran Film Dirty Vote, Kamis (29/2), pukul 19.00 wib, di Fakultas Hukum UM Sumbar didatangi sejumlah Intel Polresta Bukittinggi. Film dokumenter berdurasi 1 jam 57 menit ini menggambarkan tentang kecurangan pemilu pilpres 2024, dan disutradarai oleh Dandhy Laksono berhasil menjadi perhatian publik secara luas. Adapun kehadiran sejumlah Intel Kepolisian di kampus UM Sumbar menjelang pemutaran film Dirty Vote membuat Dr.Wendra Yunaldi, SH, MH, Pakar Hukum Tata Negara angkat bicara.

"Apa alasan kehadiran pihak Intel Polresta Bukittinggi? Film Dirty Vote dianggap sensitif? Ini kan bagian dari diskusi publik dan itu dilakukan oleh orang-orang akademik, Feri Amsari sebagai Dosen Unand, Zainal Arifin Muchtar, Dosen UGM, dan Bivitri yang juga dalam banyak hal sebelumnya dilibatkan oleh pemerintah dalam diskusi dan pembentukan peraturan perundang-undangan." kata Wendra Yunaldi, Dekan Fakultas Hukum UM SUMBAR.

Lebih lanjut, Dr.Wendra Yunaldi, SH, MH melihat kedatangan Intel Polresta Bukittinggi ke kampus UM Sumbar terkait pemutaran film Dirty Vote seperti ancaman kebebasan berekspresi.

"Ini yang dibiasakan dalam konsep negara demokrasi. Berdialog baik dalam pro dan kontra, dan ini adalah bentuk ancaman dari kebebasan berekspresi pihak kampus, dan orang kampus sah saja mengkritik dan memberikan masukan apa yang terjadi dalam persoalan kenegaraan."kata Wendra Yunaldi

Disisi lainya, Dr.Wendra Yunaldi, SH, MH, melihat kejanggalan atas kehadiran intel kepolisian ke kampus UM Sumbar.

"Hampir tiap Minggu,Kampus UM Sumbar mengadakan diskusi terbuka untuk umum kenapa tidak pernah ditanya, dan ini adalah bagian akademik tidak perlu meminta izin selama dilakukan dilingkungan kampus, kecuali dilakukan diluar. Itupun bersifat pemberitahuan"kata Wendra. (Imron Amirullah)

Komentar
Konten Terkait