Semangat Inovasi - KliKata.co.id
Pertamina Grand Prix of Indonesia akan digelar 18-20 Maret 2022 mendatang. Sejumlah persiapan terus dilakukan demi suksesnya pelaksanaan ajang bergengsi balap motor internasional itu.
Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA), dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) menyelenggarakan pre-event MotoGP Mandalika 2022, yaitu 'UMKM Goes to Mandalika' di gedung Smesco, Minggu, 6 Maret 2022.
Acara itu diikuti sebanyak 60 UMKM di bidang otomotif. Produk UMKM berkualitas seperti sepeda motor listrik, sepeda motor balap mini, helm, aksesories, dan pendukung otomotif lainnya dipamerkan sebagai pemanasan menyambut MotoGP Mandalika.
Tidak hanya UMKM di bidang otomotif, sebanyak 40 UKM di bidang travel juga ikut serta dalam pameran tersebut. Hal ini, sebagai rangkaian promosi UMKM sekaligus jasa pariwisata untuk mendukung ajang MotoGP Mandalika.
Selain pameran, acara juga diisi dengan kegiatan seperticoaching clinic,safety ridingoleh IMI, dan atraksifreestyle. Untuk memperkenalkan produk-produk UMKM unggulan, pada kesempatan tersebut juga dilakukan pelepasan rombongan Sahabat UMKM Goes to Mandalika. Rombongan akantouringke Mandalika menggunakan sepeda motor dengan misi mempromosikan produk-produk UMKM.
Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki menyebutkan bahwa pihaknya akan menyelenggarakan pameran di dalam Sirkuit Internasional Jalan Raya Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Ada lebih dari 1.500 produk UMKM unggulan dari 14 provinsi akan digelar di pameran pada 18--20 Maret 2022.
Adapun produk yang akan ditampilkan yaitu produk kategori otomotif,merchandise, suvenir, produk kesehatan, serta makanan dan minuman. "Dengan semangat kolaborasi dengan berbagai pihak, lebih dari 1.500 UMKM akan menampilkan produknya padaeventMotoGP Mandalika," ungkapnya, dalam opening ceremony 'UMKM Goes to Mandalika' di Gedung SMESCO Indonesia, Jakarta (6/3/2022).
Teten mengatakan, pada 2021 industri otomotif juga mengalami peningkatan sebesar 17,82%, serta menyerap sekitar 1,5 juta tenaga kerja di sepanjang rantai nilai industri. Hal ini menunjukkan bahwademandpasar otomotif masih tinggi. Menurutnya, membaiknya industri otomotif secara otomatis mampu meningkatkan sektor lainnya, termasuk UMKM.
"UMKM merupakan sektor pendukung industri otomotif, di antaranya, sebagaisuplier partatau komponen kendaraan. Sehingga UMKM harus turut serta dalam pertumbuhan industri ini," kata Teten.
Pertamina Grand Prix of Indonesia merupakan ajang promosi internasional yang harus dimanfaatkan pelaku UMKM. UMKM Indonesia harus bisa menunjukkan potensinya dan mampu menjadikan Pertamina Grand Prix of Indonesia sebagai sarana perluasan produksi, menjaring investasi, serta pengembangan produk yang berkualitas.
"Kita harus menunjukkan produk UMKM kita memiliki kualitas, daya saing, dan mampu masuk dalam rantai nilai nasional maupun global," tutur Menteri Koperasi dan UKM.
Menteri Teten pun menginginkan terwujudnya peta jalan terukur untuk promosi agar 10 tahun ke depan dalam penyelenggaraan MotoGP Mandalika, Indonesia dapat menaikkan target industri otomotif termasuk UMKM.
"MotoGP akan mengangkat industri UMKM dan otomotif. Kita harus punya target terukur. Kalau sepuluh tahun saya optimistis kita bisa menggerakkan industri otomotif Indonesia berkelas dunia," pungkas Menteri Teten.
Dalam kegiatanpreeventPertamina Grand Prix of Indonesia, selain pameran bidang otomotif dan UKM travel dan lainnya, diadakancoaching clinic safety ridingoleh IMI, atraksifreestyle, pelepasanteam riders goes to Mandalika, dan lain-lain. Kegiatan ini juga akan dihadiri oleh kurang lebih 1.000bikersdari berbagai komunitas roda dua serta komunitas otomotif.
(Sumber : Indonesia.go.id)