Semangat Inovasi - KliKata.co.id
klikata.co.id|Bukittinggi|Gunung Merapi kembali erupsi, Minggu, 3 Desember 2024, pukul 14: 53 wib, perihal ini terpantau melalui Marapi Volcano Observasi di Kota Bukittinggi. Ahmad Rifandi, Kepala Pos Pengmatan Gunung Merapi, saat di wawancara oleh Klikata.co.id menyampaikan terjadinya erupsi.
"Ketinggian erupsi tidak teramatI karena tertutup awan. Radius aman 3 km, untuk arah angin ke utara, dihimbau kepada masyarakat untuk mengunakan masker, kaca mata, topi, dan menjahui titik erupsi.
Ahmad Rifandi juga menyampaikan bahwa ada potensi erupsi kembali terjadi.
" Ada potensi susulan, tapi untuk Sampai saat ini belum bisa teramati, dan cctv puncak diinformasikan mati." kata Ahmad Rifandi
Pihak Volcano Merapi Observatory juga menghimbau agar masyarakat sekitar gunung Merapi memasuki radius aman.
"Radius aman 3 kilometer, dan diharapkan kepada seluruh masyarakat tidak memasuki radius titik erupsi." kata Ahmad Rifandi
Adapun, warga Kab.Agam, Aswin, saat di wawancara oleh klikata.co.id, mengatakan bahwa peristiwa erupsi gunung merapi terjadi saat dirinya sedang makan siang bersama teman-teman di Rumah Syarikat, Kota Bukittinggi.
"Saya kaget dikarenakan mendengar suara dentuman yg keras. Kemudian warga sekitar keluar dari rumahnya, Tidak beberapa lama, sumber dentuman keras tersebut diketahui dari Gunung Merapi dengan adanya debu vulkanik yang terlihat dari kejauhan" ujar Aswin
Adapun dampak hujan abu vulkanik juga terpantau di Jalan Sudirman, Kota Bukittinggi. Kendaraan yang parkir,melintas terdampak oleh debu vulkanik , dan debu juga memenuhi jalan tersebut. (Imron)